ORGAN PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA

Tanggal : 23-02-2016

YBL Natar Lampung Selatan

Organ Peredaran Darah ManusiaDarah sangat penting peranannya bagi manusia. Salah satu peranan darah yaitu mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh dan mengangkut karbon dioksida dari seluruh tubuh menuju paru-paru. Dalam tubuh manusia, darah mengalir melalui organ-organ peredaran darah. Apa saja yang termasuk organ-organ peredaran darah? Apakah fungsinya? A. ORGAN PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA

Sebagian tubuh kita terdiri atas darah. Darah berwarna merah. Darah terdiri atas cairan darah dan sel-sel darah. Cairan darah terdiri atas air dan bahan-bahan kimia. Adapun sel darah terdiri atas sel darah merah, sel darah putih, dan keping-keping darah. Sel darah merah mengandung zat warna merah darah yang disebuthemoglobin. Sel darah merah berguna untuk mengangkut oksigen dan karbon dioksida. Sel darah putih berguna untuk memakan kuman penyakit. Adapun keping-keping darah berguna untuk menutup luka. Di samping itu, darah juga berguna untuk mengatur suhu tubuh.

Darah selalu mengalir di dalam tubuh dan tidak pernah berhenti. Darah mengalir melalui organ-organ peredaran darah. Organ peredaran darah terkait dengan seluruh alat-alat tubuh yang lain. Gas oksigen dari paru-paru diedarkan ke seluruh tubuh oleh darah. Sisa pembakaran yang berupa gas karbon dioksida dari seluruh tubuh diangkut menuju paru-paru juga oleh darah, dan masih banyak tugas-tugas darah yang lain. Adapun organ-organ peredaran darah terdiri atas jantung dan pembuluh darah.

1. Jantung
Jantung berukuran kira-kira sebesar kepalan tangan. Jantung terletak di dalam rongga dada sebelah kiri. Jantung berguna untuk memompa darah agar mengalir ke seluruh tubuh. Dinding jantung terdiri atas otot-otot yang selalu bekerja. Kerja otot-otot jantung menyebabkan jantung berdenyut secara berirama. Denyutan jantung menyebabkan darah terpompa keluar jantung. Jantung terdiri atas empat ruangan, yaitu serambi kanan, serambi kiri, bilik kanan, dan bilik kiri. Antara serambi kiri dan bilik kiri dibatasi oleh katup. Katup ini menjaga agar darah tidak mengalir kembali ke serambi. Darah dari serambi kiri dapat mengalir ke bilik kiri. Sebaliknya, darah dari bilik kiri tidak dapat mengalir ke serambi kiri. Darah dari serambi kanan dapat mengalir ke bilik kanan. Sebaliknya, darah di bilik kanan tidak dapat mengalir ke serambi kanan.

Otot-otot pada bilik lebih tebal daripada serambi. Sebab otototot bilik bekerja lebih berat daripada serambi. Tugas otot-otot balik, yaitu memompa darah keluar dari jantung.

2. Pembuluh Darah
Organ peredaran darah yang lain yaitu pembuluh darah. Pembuluh darah dibedakan menjadi dua, yaitu pembuluh nadi (arteri) dan pembuluh balik (vena)Pembuluh nadi (arteri) adalah pembuluh darah yang mengalirkan darah ke luar jantung. Arteri berisi darah bersih, kecuali arteri yang menuju ke paru-paru. Adapun pembuluh balik (vena) adalahpembuluh darah yang mengalirkan darah masuk ke jantung. Vena berisi darah kotor, kecuali vena yang berasal dari paru-paru. Pembuluh nadi (arteri) bercabang-cabang menjadi cabang yang sangat kecil yang disebut kapiler. Pembuluh vena juga bercabang-cabang menjadi cabang-cabang yang lebih kecil. Kapiler merupakan pembuluh darah yang menghubungkan antara arteri dan vena. Pembuluh nadi yang paling besar disebut aorta. Adapun pembuluh vena yang paling besar disebut vena kava.

B. PEREDARAN DARAH BESAR DAN PEREDARAN DARAH KECIL

Peredaran darah manusia selalu mengalir melalui pembuluh darah. Oleh karena itu, peredaran darah manusia disebut sistem peredaran darah tertutup. Sistem peredaran darah manusia dibagi menjadi dua, yaitu:
1. Peredaran Darah Besar
Peredaran darah besar adalah peredaran darah dari jantung (bilik kiri) ke seluruh tubuh, dan kembali ke jantung lagi (serambi kanan).
2. Peredaran Darah Kecil
Peredaran darah kecil adalah peredaran darah dari jantung (bilik kanan) menuju ke paru-paru, dan kembali ke jantung (serambi kiri).

Kerja jantung disebabkan adanya otot-otot pada dinding jantung. Otot-otot jantung menyebabkan ruangan jantung dapat menguncup dan mengembang. Ketika serambi mengembang, darah dari seluruh tubuh masuk ke serambi kanan. Adapun darah dari paru-paru masuk ke serambi kiri. Ketika bilik menguncup, darah dari bilik kanan terpompa menuju paru-paru. Adapun darah dari bilik kiri terpompa menuju ke seluruh tubuh. Darah pada pembuluh nadi mengakibatkan timbulnya denyut nadi. Ketika kita memegang pergelangan tangan akan terasa denyut nadi.

Dalam keadaan istirahat denyut nadi orang dewasa mencapai 7080/menit. Denyut nadi bertambah banyak apabila seseorang melakukan kegiatan tertentu. Kekuatan jantung dalam memompa darah menyebabkan timbulnya tekanan darah. Tekanan darah normal orang dewasa antara 80120 mmHg. Tekanan darah dapat diukur dengan menggunakan tensimeter.

C. GANGGUAN DAN PENYAKIT PADA PEREDARAN DARAH DAN CARA MENGATASINYA

1. Gangguan dan Penyakit Pada Peredaran Darah
Sistem peredaran darah manusia dapat mengalami kelainan/gangguan. Beberapa gangguan dan penyakit pada peredaran darah, yaitu:

a. Anemia
Anemia terjadi karena kekurangan sel-sel darah atau cairan darah. Penyebab anemia, antara lain:
  1. Pendarahan di dalam maupun di luar tubuh. Pendarahan ini mengakibatkan kekurangan cairan darah.
  2. Kekurangan vitamin B12 dan zat besi, sehingga mengakibatkan kekurangan sel-sel darah. Gejala-gejala anemia, antara lain tubuh terasa lemah, mudah lelah, mata berkunang-kunang, dan mudah kesemutan.
Bagaimana cara mengatasi anemia?
Anemia yang tidak parah disarankan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi dan vitamin B12. Adapun anemia yang parah dibantu dengan transfusi darah.

b. Hipertensi
Hipertensi adalah penyakit di mana tekanan darah seseorang melebihi normal. Hipertensi disebut juga darah tinggi. Hipertensi disebabkan adanya penyumbatan pembuluh darah. Penyumbatan ini disebabkan oleh lemak atau zat kapur. Hipertensi dapat mengakibatkan gangguan pada jantung, ginjal, dan pecahnya pembuluh darah di otak (stroke). Stroke dapat mengakibatkan kelumpuhan. Gejala-gejala tekanan hipertensi, antara lain, sakit kepala, tengkuk terasa pegal, dan tiba-tiba keluar darah dari hidung.

Bagaimana cara mengatasi hipertensi?
Penderita hipertensi harus mengurangi makanan yang banyak mengandung garam, memperbanyak minum, mengurangi pekerjaan berat, dan lebih banyak istirahat. Pengobatan hipertensi dapat dilakukan oleh dokter secara bertahap.

c. Leukemia
Leukemia adalah penyakit di mana sel darah putih diproduksi secara berlebihan. Leukemia disebut juga kanker darah. Leukemia terjadi karena sel darah putih yang berlebihan memakan sel darah merah. Gejala-gejala leukemia, antara lain badan lemah dan kurang nafsu makan. Perawatan bagi penderita leukemia sebaiknya dilakukan oleh dokter.

d. Hemofilia
Hemofilia adalah penyakit di mana darah sukar membeku. Penyakit ini dapat disebabkan oleh faktor keturunan. Hemofilia mungkin juga disebabkan kekurangan zat makanan tertentu, misalnya vitamin K.

Bagaimana cara mengatasi hemofilia?
Pada hemofilia yang tidak parah, apabila bagian tubuh terluka dapat ditaburi serbuk trombin. Pada hemofilia berat sebaiknya pengobatan diserahkan kepada dokter.

e. Pembuluh Nadi Mengeras
Penyakit ini berupa dinding pembuluh nadi mengeras atau menebal. Penyebab mengerasnya pembuluh nadi antara lain, kelebihan zat kapur, lemak, kolesterol, dan gula dalam tubuh. Mengerasnya pembuluh nadi dapat mengakibatkan penyakit jantung, pendarahan otak (stroke), dan nyeri tungkai.

2. Menjaga Kesehatan Organ-organ Peredaran Darah
Jantung merupakan bagian terpenting dari organ-organ peredaran darah. Apabila jantung berhenti selama satu menit saja, tubuh akan kekurangan oksigen dan zat-zat makanan. Akibatnya tentu akan sangat fatal dan dapat mengakibatkan kematian. Agar organ-organ peredaran darah tetap bekerja harus rajin olahraga. Jenis olahraga disesuaikan dengan kekuatan dan usia. Selain olahraga, hendaknya mengikuti pola makan yang baik. Misalnya, memilih makanan yang tidak banyak mengandung lemak. Lemak banyak mengandung kolesterol. Kolesterol dapat mengendap dan menyumbat pembuluh darah. Zat kapur juga dapat mengendap pada pembuluh darah. Endapan kapur dan lemak menyebabkan pengerasan pembuluh darah. Akibatnya tekanan darah menjadi tinggi. 

Semoga bermanfaat...


Pengumuman

Telah Dibuka Pendaftaran Siswa-Siswi Baru tahun ajaran 2016-2017.

Penerimaan Siswa Baru

Materi SD

Materi SMP

VIDEO